Rabu, 30 April 2014

[Pengalaman] : Pengalaman Mengikuti OSN Biologi 2014

hai bloggersz,
maaf nih udah lama tidak membuat artikel lagi untuk blog ini. Maklum, saya bingung dan adanya rasa malas sehingga tanganpun tak dapat mengetik apapun di blog ini. Nah tanpa basa-basi saya akan menceritakan pengalaman saya yang selama masih saya ingat saat OSN Biologi baru-baru ini. Yuk ke TKP !!

        Cerita berawal dari saya lahir 2 minggu sebelum OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat Kota/Kabupaten (diselenggarakan tanggal 8 Maret 2014). Sebenarnya pada saat kelas 7 (sekarang kelas 8), saya sudah pernah mengikutinya namun gagal. Persiapan saya dalam 2 minggu itu sungguh intensif, mulai mempelajari seluruh soal-soal OSN yang telah ada, membaca buku ringkasan ataupun buku cetak kelas 7 sampai kelas 9 saya baca sampai habis semuanya. Saya berpikiran bahwa ini adalah tahun terakhir saya mengikuti OSN, jadi saya harus bersungguh-sungguh dalam mengikutinya demi membanggakan nama sekolah. Setiap pulang sekolah maupun ada waktu luang, saya selalu belajar bersama guru pembimbing saya, Ms. Ferda.
        Hari-hari yang dinantikan datang, meski agak sedikit takut atau perasaan gugup ada, saya harus bisa mengendalikan diri saya agar tidak hilang pelajaran yang sudah saya pelajari selama 2 minggu tersebut. Saya melihat betapa banyaknya siswa-siswi yang mengikuti lomba OSN. OSN terbagi menjadi 4 bidang, yaitu Biologi, Fisika, IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial), dan Matematika. Teman saya seperti Christian Lim/ Ming-ming (mewakili IPS), Richie (mewakili Fisika), dan Rio Renaldi (mewakili Matematika). Uniknya si Rio ini hanya anak kelas 7 (padahal seharusnya dia anak kelas 6 dikarenakan tahun lahir dia adalah 2002). Saat itu saya berada di ruang 12 dan bernomor urut 8. Saat mengerjakan soal-soalnya untuk pertama kali, banyak sekali hal-hal yang saya pelajari keluar semua, namun saya hilang kendali sehingga ada beberapa hal yang menjadi lupa. Setelah saya mengerjakan soal-soal tersebut, saya mengikuti penutupan dan pulang. Awalnya saya hanya dapat pasrah dan berharap masuk ke OSN tingkat provinsi.
        Sebulan tanpa kabar membuat saya cemas bahwa saya gagal masuk ke tingkat provinsi, namun pagi hari tanggal 14 April 2014, saya mendapatkan telepon tak terduga dari Ms. Ferda dan Ms. Tuti. Mereka berkata bahwa saya harus cepat-cepat ke sekolah segera (lantaran pada waktu itu sedang libur). Saya bingung mengapa demikian, ternyata saya masuk OSN tingkat provinsi ! Sungguh suatu hal yang tak terduga, padahal dipikir-pikir saya sudah hampir melupakannya. Setelah sampai ke tempat tujuan, diumumkan oleh Pak Djamal (saya lupa bapak itu bagian apa di Dinas pendidikan Kota Tangerang) bahwa saya juara umum 2 dalam bidang Biologi di Kota Tangerang sedangkan Rio juara umum 1 dalam bidang Matematika pemirsa ! Kota Tangerang mengirim 14 wakilnya ke tingkat Provinsi. Nama-nama murid atau teman yang saya ingat yang masuk ke tingkat provinsi ialah Jeremiah, Carlos, Tris, Devita, Sherine, Kevin, Ledi, Putri, Zacki, Hanna dan 4 murid lainnya yang saya kurang begitu dekat sehingga saya tidak tahu nama mereka hehehe. Namun yang membuat saya bingung adalah lomba tingkat provinsi ini diselenggarakan kurang dari seminggu setelah tadi dikabari ! Itu yang membuat saya tercengang apakah bisa dalam waktu kurang dari satu minggu tersebut dapat mempelajari semuanya. Tetapi saya tetap optimis saja bahwa saya pasti bisa.
        Setelah 3 hari belajar intensif dengan Ms. Ferda, Kamis, 17 April 2014 kami bersama perwakilan Kota Tangerang dilepaskan ke Hotel Jayakarta, Anyer, Banten. Kami pergi ke sana dengan mobil sekolah masing-masing. Setelah sampai, kami dibebaskan dari apapun sampai jam 7 malam. Acara pembukaan diselenggarakan pada jam 8 malam. Saat bebas tugas, kami pun berkenalan dengan satu sama lain dan ada berfoto pula di pantai di sana.
Pelepasan Peserta OSN 2014
Pelepasan Perwakilan Kota Tangerang
Peserta OSN Kota Tangerang 2014

Peserta OSN Kota Tangerang 2014


        Singkat cerita kami sudah 2 hari dan 2 malam di sana dan keesokan harinya kami akan menghadapi soal-soal OSN tingkat provinsi tersebut. Saat mengerjakan soal tersebut, saya merasa biasa saja dengan soalnya dan ada juga yang saya tidak tahu dan lantaran ragu-ragu. Setelah selesai kami berfoto-foto untuk terakhir kalinya dengan perwakilan Kota Tangerang dan pulang.
        Kemarin pada tanggal 29 April 2014 merupakan pengumuman siapa saja yang masuk OSN tingkat Nasional, setelah melihatnya saya kecewa berat karena saya tidak masuk tingkat Nasional. Namun saya tetap mengambil sisi positifnya daripada negatifnya. Ya minimal saya sudah mencobanya dengan usaha yang keras.

       Hikmah yang dapat saya ambil dari lomba ini adalah mungkin saya kurang beruntung dalam memasuki tingkat Nasional ini dan mungkin menjadi indikasi bahwa saya harus lebih giat dan lebih bersungguh-sungguh lagi dalam belajarnya serta dapat mengembangkan pontensi tersembunyi dalam bakat saya.

Nah, teman-teman bagi yang gagal dalam lomba apapun, jangan pernah berkecil hati, jangan juga menyalahkan orang lain apalagi menyalahkan diri sendiri. Karena, mungkin sudah rencana dari yang di Atas membuat kita begini sehingga kita dapat menjadi lebih baik dikemudian hari. Lagipula, dalam mengikuti OSN dibutuhkan tekad, niat, dan kesungguhan yang kuat dalam belajar, berkeyakinan serta tidak ada kata susah atau menyerah saat belajar. Karena apabila sudah demikian, peluang kalian akan menjadi kecil.

Nah, akhir kata
semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengalaman bagi teman-teman yang ingin mengikuti OSN ya !

Disqus Comments