Renungan : Sebuah Pohon dan Anak Kecil

hai bloggersz,
kali ini saya akan memposting tentang renungan nih, kali ini semoga tidak merepost, jika merepost maka ini hanya sebagai referensi. Saya anggap cerita renungan ini cukup baik moralnya jadi saya akan membaginya kepada kalian semua. Ke TKP yak !
Suatu hari ada seorang anak kecil, sebut saja Doni. Doni sering bermain dengan sebuah pohon apel. Dia sering bermain dengan pohon ini. Beberapa tahun kemudia Doni makin dewasa dan akhirnya dia tidak bermain dengan pohon apel itu lagi. Setahun, 2 tahun, 3 tahun dan akhirnya sampai 6 tahun telah berlalu akhirnya Donipun mengunjungi pohon apel tersebut. Pohon apel itu sangat senang melihat teman dulunya datang untuk mengunjunginya. Namun, Doni datang bukan bermaksud untuk bermain. Dia berkata "Aku tidak punya uang untuk membeli kebutuhan sehari - hari, buat makanpun sudah susah.". Pohon apel itu mengerti dan dia menjatuhkan sebuah apel di rantingnya. Pohon apel itu bermaksud supaya Doni mengambil semua apel - apel di ranting pohon apel tersebut untuk dijual supaya Doni mendapatkan uang. Donipun gembira dan mengambil semua apel di pohon apel itu. Setelah apel itu ia jual, ia pun tak pernah kembali pada pohon apel itu. Pohon apel kembali sedih karena temannya itu tidak kembali lagi.
Donipun sekarang berumur 27 tahun. Dia pun kembali ke pohon apel tersebut. Di bawah pohon apel itu Doni berkata kepada pohon apel itu lagi " Aku ingin mengelilingi dunia dengan perahu namun aku tidak punya bahan yang aku bisa buat perahu tersebut." Pohon apel mengisyaratkan Doni untuk mengambil batang-batangnya yang kuat untuk membuat perahu. Donipun gembira dan langsung menebang ranting - ranting yang ada di pohon apel tersebut. Doni membuat perahu yang sangat bagus dan akhirnya ia dapat mengelilingi dunia serta meninggalkan Pohon apel itu lagi sendirian. Kali ini pohon apel itu menangis karena dia tidak bermain dengannya kembali. Beberapa tahun kemudian, Donipun sudah tua, Doni mengunjungi kembali pohon apel tersebut, kali ini Doni bercanda ria dengan pohon apel tersebut yang membuat pohon apel tersebut gembira kembali dan senang. Namun diantara kesenangan tersebut Doni berkata "Aku sudah tua aku ingin mempunyai rumah di samping engkau pohon apel." Pohon apelpun mengisyaratkan Doni untuk menebang Batangnya untuk membangun sebuah rumah didekatnya. Pohon apel itu sangat senang karena Doni akhirnya berdekatan kembali dengannya. Doni dan pohon apel tersebut bersukacita sampai Doni Meninggal dan Pohon apel itu mati.
Sebenarnya kalian tahu tidak siapakah pohon apel tersebut ? Ya benar Pohon apel itu adalah orang tua kita. Orang tua kita selalu mendukung apa yang sudah dijalankan kita. Orang tua juga sangat menyayangi kita. Namun terkadang kita sering melupainya sehingga membuat orang tua kita khawatir, mungkin kita dapat membuat orang tua kita sampai meninggal gara-gara kekhawatirannya. Jadi jika kita sudah berkeluarga. Kita jangan melupakan jasa-jasa orang tua kita.

Kasih orang tua kepada kita
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagaikan sang matahari yang menyinari dunia

Akhir kata,
semoga kita masih dapat mengingat jasa-jasa orang tua dan jika masih hidup dan masih sendiri. Bahagiakanlah orang tuamu agar orang tuamu berbahagia sampai mereka tiada.
Previous
Next Post »

32 comments

Write comments
Rama88
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.37

wahh telat nih ane KEDUAX gak ya..? o.O

Reply
avatar
Shinobi Caemk
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.38

keduax ...
surga ditelapak kaki ibu ... :)

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.38

@Musa Khairul Umamthx gan dah jadi yang pertamax

Reply
avatar
Shinobi Caemk
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.39

waaaaa. ketiga nih ... :D

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.39

@Rama88ente keduax gan, kasian shinobi ketigax wkwkwkw,

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.40

@Shinobi Caemkmemang gan, intinya kita harus tetap mengingat jasa ortu kita

Reply
avatar
Mbah Qopet
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.50

terharu sobat , semoga kita tidak lupa pada kedua orang tua kita :)

biarpun ga pertamaX yang penting bisa berkunjung :(

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.52

@Mbah Qopetyang saya inginkan patokannya jgn pertamax aja sih heehehe, memang gan moga aja, biasanya kalau kita dah berkeluarga keak gtu ninggalin ortu begitu saja. kalo punya anak suruh ortu kita dateng nyuruh bantuin gendong dll, moga tak terjadi yah gan

Reply
avatar
Farixsantips
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.58

kayaknya yang diatas ↑ pada gak baca isi postingannya deh :( sedih banget kalau di pikir pikir tuh pohon apel :( seperti orang tua kita yang selalu membesarkan kita dari kecil hingga besar

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 18.59

@Farixsantipsdiatas ada kok yang baca, ia memang gan, nanti kita juga akan begitu, itu namanya hukum alam gan :D stiap kehidupan pasti ada kematian

Reply
avatar
21 Oktober 2011 19.05

Jadi terharu nih,lanjutkan truzz ya :D

Reply
avatar
Rama88
AUTHOR
21 Oktober 2011 19.06

hhmm,, jadi terharu ane bacanya gan,, :'( hiks hiks

Reply
avatar
21 Oktober 2011 19.08

Buat pohon apelnya baik banget tuh,sampai mengorbankan hidupnya

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 19.36

@Musa Khairul Umampohon apel adaalah analogi dri orang tua coba di pahami lagi ok ?

Reply
avatar
richard
AUTHOR
21 Oktober 2011 19.37

@Rama88ia gan ane pas diceritain terharu gan

Reply
avatar
Vincent
AUTHOR
21 Oktober 2011 20.02

orang tua sangat berarti bagi kita

Reply
avatar
Cek Info
AUTHOR
21 Oktober 2011 20.20

org tua merupakan salah satu inspirasi dan motifasi buat kita hidup
org tua meruoakan org yang sangat berjasa buat kita, dan ingatlah jgn lupakan orang tuamu ketika kau berhasil :)

Reply
avatar
21 Oktober 2011 21.33

hiks,, :'(
untung saya masih bisa ngerasain indahnya kasih sayang,, tapi gk tau besog rasanya ditinggalin.. :'(

Reply
avatar
21 Oktober 2011 21.36

sangat bagus neh post ,, :) memang orang tua adalah sumber inspirasi kita ..

saran neh buat tulisan di atas :
gunakan paragraf donk sob, jadinya tulisannya di lihatnya rapi dan membacanya semakin semangat!! bukan begitu sob??

di atas hanya saran sob :) maaf yak kalo ada salah-salah kata :)

Reply
avatar
katils
AUTHOR
21 Oktober 2011 22.43

apapun yg bs kita berkan pada ortu tidak sbanding dngan apa yg ortu berkan kpada kita sxpun isi dunia kita bs memberikanya

Reply
avatar
22 Oktober 2011 06.54

Telat... :D
Tapi keren,cakeb,manteb deh renungannya.....:D
Sips....Bener,Jangan melupakan ortu.......!
walaupun kita dah sukses.........!

Reply
avatar
22 Oktober 2011 09.05

subhanallah, jadi merinding...

Reply
avatar
richard
AUTHOR
22 Oktober 2011 09.45

@vincent ia memang benar cent, nah mumpung ente masih punya ortu jgn buat mereka marah2 karena dapat membuat ortu menjadi pendek umur
@ Cek Info memang gan boleh tanya gak gan ? komentarmu sungguh dapat memotivasi semua orang jadi saya ambil ya (beserta sumber :D )
@ Share Our Knowledge setiap kehidupan ada kelahiran ada kematian, kita harus merelakannya jika sudah meninggal.
@ Bayu Aldi Yansyah ia gan saya bingung cara buat paraf gimana gan nanti ane nanya di fb ya.
@ katils ia gan memang gitu, kasih orang tua sepanjang masa, kasih anak kepada ortu sepanjang bambu
@ Aku mau gratisan gpp gan, thx pujianya, memang gan harus keak gitu semngat juga ya

Reply
avatar
22 Oktober 2011 22.40

kebikan orang tua memang tak terhingga, sampai kapan pun kita tidak aka bisa membalasa kebaikan mereka smapi lunas. maka dari itu jangan pernah sia2kan mereka

Reply
avatar
richard
AUTHOR
22 Oktober 2011 22.58

@ZONA DOWNLOAD GRATISmemang gan, pasti itu gan, sip, saya ambil tulisannya buat posting selanjutnya ya :D

Reply
avatar
23 Oktober 2011 08.17

Ngrenung lagi di TangerangBlogs ahhhhhhhhhh :D

Reply
avatar
Dayz
AUTHOR
23 Oktober 2011 19.50

Restu Allah juga Restu Orang Tua
jadi sayangi orang tua :)

Reply
avatar
richard
AUTHOR
23 Oktober 2011 21.49

@Dayzbetul skali gan

Reply
avatar
24 Oktober 2011 10.28

Sebuah renungan yang sangat patut untuk di renungkan , di pikirkan, di hayati dan di praktekkan, terimakasih untuk renungannya sob, salam sukses selalu

Reply
avatar
Blog Bisnis
AUTHOR
24 Oktober 2011 10.30

Banyak yang menyesal karena belum sempat berbakti kepada kedua orang tua, jadi jika masih ada kesempatan manfaatkan sebaik baiknya, memang merka tak berharap seperti syair di atas, tapi sudah kewajiban kita sebagai anak untuk membahagiakan kedua ortu, walau itu relatif, minimal kita berusaha, salam kenal dan terimakasih atas renungan yang bermanfaat ini

Reply
avatar
richard
AUTHOR
24 Oktober 2011 15.22

@Kerja Parttime : sama2 gan smoga tersadarkan
@Blog Bisnis : benar skali, salam kenal juga yah, thx atas dukungannya

Reply
avatar

Terima kasih, telah berkomentar dengan baik di Tangerang Blogs.
Peringatan !
Dilarang menyematkan link iklan yang sangat mengganggu para pembaca !
ConversionConversion EmoticonEmoticon